Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-15 12:03:35【Kabar Kuliner】369 orang sudah membaca
PerkenalanProses pemorsian MBG di dapur SPPG Angsau Dua milik Polres Tanah Laut, Kamis (6/11/2025). ANTARA/Fir

Pelaihari (ANTARA) - Satu unit mobil bak terbuka, Rabu (5/11) pagi membawa bahan pangan tiba di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsau Dua yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, untuk mendukung program Makan Bergiizi Gratis atau MBG.
Barang yang diangkut untuk program MBG itu berupa buah apel 100 kilogram, wortel 20 kilogram, kentang 50 kilogram, selada 9,5 kilogram, tempe 58 kilogram dan ayam potong 47 kilogram.
Semua barang langsung dimasukkan ke ruang penyimpanan, sebelum diproses untuk dimasak bagi produksi program MBG.
Bahan baku pangan untuk MBG ini, semuanya berasal dari petani lokal di Kabupaten Tanah Laut yang telah bekerja sama dengan SPPG Angsau Dua di Jalan Ahmad Yani Gang Rahayu, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari.
Kepala SPPG Angsau Dua Muhammad Alif Lazuardi mengaku memberdayakan petani lokal dan juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memang menjadi komitmen pihaknya, sebagaimana arahan Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Sialagan.
"Jadi semua bahan pangan, termasuk beras, dipasok dari Kabupaten Tanah Laut, harapannya keberadaan SPPG berdampak terhadap ekonomi masyarakat lokal," kata Alif.
Kabupaten Tanah Laut memang dikenal sebagai sentral pertanian hortikultura, seperti buah-buahan dan sayuran.
Daerah ini juga menjadi kabupaten andalan atau role modelatas berbagai pencapaian dalam hal produksi padi.
Tahun ini peningkatan surplus beras sebesar 27.628 ton, dengan produksi beras 63.435 ton, sementara jumlah penduduk 365.000 jiwa, dengan konsumsi berasnya sebanyak 35.807 ton.
Memiliki luas wilayah mencapai 363 ribu hektare, dengan 264 ribu hektare, di antaranya pertanian dan perkebunan dan 27 ribu hektare adalah luasan lahan baku sawah (LBS). Daerah ini subur, dengan budi daya pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat desa.
Ada lima kelompok tani dan 10 UMKM yang digandeng untuk memastikan ketersediaan bahan baku bagi kebutuhan SPPG itu setiap harinya yang harus menyediakan 3.186 porsi MBG.

Suka(32)
Artikel Terkait
- Tips aman dan nyaman menonton konser
- Benarkah naiknya suhu panas dorong orang konsumsi gula tambahan?
- Akademisi nilai kurikulum Sekolah Rakyat mampu entaskan kemiskinan
- DPR RI: Program MBG kelompok 3B perlu diperkuat untuk cegah stunting
- Kemendes: Kebutuhan Makan Bergizi Gratis diharapkan disuplai dari desa
- SPPG HST Kalsel terapkan lima langkah cegah keracunan MBG
- Wagub: Sudah terbangun 2.600 SPPG di Jabar, capai 55 persen target
- Jaksel beri bantuan dan penanganan terdampak kebakaran Pengadegan
- KemenPPPA tekankan pentingnya sosialisasikan manfaat MBG ke masyarakat
- BPOM berikan penjelasan ke FDA AS, pastikan keamanan produk ekspor RI
Resep Populer
Rekomendasi

Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG

Imperial Group gaet JAPFA hadirkan tiga menu unik bagi pecinta kuliner

Sukseskan MBG, TNI AD pelajari manajemen makanan militer Singapura

Pemkab Jayapura: Program MBG harus menjangkau semua masyarakat

Sari Murni Group investasi di Vietnam perkuat ekspansi ke pasar global

Puluhan siswa SMP di Tulungagung Jatim keracunan MBG

Program Makan Bergizi Gratis sasar 146 siswa SLB di Subang

Pemkot Bogor gencarkan Aksi Bergizi di sekolah tanamkan hidup sehat